Cara Efektif Meredakan Stres Yang Berlebihan Secara Islami
![]() |
AmbangMadun. Sebuah blog yang membahas masalah masalah kehidupan yang sering dialami dari hari kehari, mulai dari kesehatan, teknologi, informasi serta materi-materi dalam ilmu pengetahuan
![]() |
Seperti yang kita ketahui bersama, beras merupakan makanan pokok bagi orang indonesia, beras tersebut bisa diolah menjadi apa saja, contohnya seperti nasi, lontong, pulut dan sebagainya, tetapi kebanyakan orang indonesia mengolahnya menjadi nasi sebagai makanan pokok.
Bukan tanpa alasan orang indoneia memilih beras sebagai makanan pokok, hal ini dikarenakan beras mengandung karbohidrat yang memiliki indeks glikemik yang tinggi, sehingga karbohidrat yang ada di dalam makanan secara cepat diubah menjadi gula oleh tubuh manusia.

Nah, itulah yang membuat orang kebanyakan menjadi ketagihan untuk makan nasi lagi dan lagi, walaupun sebenarnya perut terasa sudah kenyang, namun otak merespon dengan rasa ketagihan karena kandungan gula tersebut.
Baca Juga : Cara Alami Menurunkan Berat Badan Tanpa Obat-Obatan
Walaupun nasi sudah menjadi makanan pokok bagi kita orang indonesia, kita tidak boleh mengonsumsi secara berlebihan, karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan berat badan.
Untuk kamu yang sedang menjalani program diet demi mendapatkan berat badan yang ideal, kamu tidak perlu kawatir tidak bisa makan nasi, ada solusi lain agar kamu bisa makan nasi yaitu dengan cara mengonsumsi beras merah.
kenapa beras merah? karena beras merah mengandung banyak vitamin, kalsium, zat besi, serat dan nutrisi penting lainnya, kandungan ini timbul akibat pengelupasan lapisan bagian yang paling luar dari beras merah dan tidak melulaui proses penggilingan.
Baca Juga : Manfaat Garam Untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit
Selain itu beras merah juga berbanding terbalik dengan beras putih,beras merah memiliki senyawa serat dan polifenolik yang dapat membantu mengurangi indeks glikemik yang ada didalamnya, artinya beras merah merespon lebih lambat untuk merubah glukosa dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, beras merah mengandung senyawa serat, nah serat inilah yang membantu menjaga kestabilan tubuh dan napsu makan agar tidak merasa ketagihan, selain itu melalui serat yang ada dalam beras merah inilah kamu akan merasa kenyang untuk waktu yang lama.
Mendengar kata HIV (Human Immunodeficiency Virus) pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita, HIV (Human Immunodeficiency Virus) tergolong virus yang sangat berbahaya dan mematikan, apalagi sampai sekarang belum ada obat yang tepat untuk menyembuhkan penderita yang terserang virus tersebut, itu sebabnya virus ini sangat ditakuti dan diwaspadai oleh orang kebanyakan.

Untuk mencegah penularan ataupun terjangkitnya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), sebelumnya kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).
APA ITU HIV (Human Immunodeficiency Virus) ?
HIV yang sama-sama kita ketahui, merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, HIV adalah virus yang menyerang ataupun dapat menginfeksi sel darah putih yang dapat menyebabkan turunnya kekebalan tubuh pada manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya mengalami penyakit AIDS.
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, AIDS adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Akibat dari menurunnya kekebalan tubuh pada sipenderita tersebut, maka akan sangat mudah si penderita terserang berbagai penyakit infeksi yang bisa berakibat fatal.
Baca Juga : Manfaat Garam Untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit
GEJALA-GEJALA YANG TIMBUL PADA AIDS
• Radang Paru-Paru
• Radang Saluran Pencernaan
• Radang Karena Jamur di Mulut dan Kerongkongan
• Kangker Kulit
• TBC
• Gangguan Susunan Syaraf
Setelah timbul gejala diatas, gejala AIDS lainnya yang timbul juga mirip dengan yang terjadi pada penyakit lain, yaitu:
• Demam Berkepanjangan
• Penurunan berat badan secara drastis (dalam 3 bulan lebih dari 10%)
• Tubuh melemah dan mengganggu/menurunkan aktivitas fisik sehari-hari
• Pembekakkan kelenjar pada leher, lipat paha dan ketiak
• Diare atau mencret terus menerus tanpa sebab yang jelas
• Batuk dan sesak nafas lebig 1 bulan terus menerus
• Kulit gatal dan bercak-bercak merah kebiruan
PENCEGAHAN PENULARAN
Penularan virus HIV terdiri dari beberapa macam, virus HIV bisa menular melalui darah, Hubungan seksual, Alat suntik yang digunakan secara bergantian, dan bisa juga tertular melalui Ibu yang sedang mengandung anaknya. Berikut adalah upaya pencegahan dari penularan tersebut :
1. Pencegahan Penularan Melalui Darah
Pencegahan yang harus kita lakukan adalah yang pertama jika kita melakukan tranfusi darah, kita harus memastikan terlebih dahulu bahwa darah yang digunakan tidak tercemar HIV. ODHA (orang dengan HIV AIDS) disarankan tidak menjadi pendonor.
2. Pencegahan Melalui Hubungan Seksual
Dalam hal ini, disarankan tidak dan jangan melakukan hubungan seksual sebelum menikah (abstinence). Hubungan seksual hanya diperuntukkan bagi orang yang sudah menikah, apabila salah satu pasangan ada yang sudah terinfeksi virus HIV, maka dalam melakukan hubunhan seksual harus menggunakan pengaman (kondom) secara benar dan konsisten).
3. Pencegahan Melalui Alat suntik yang Digunakan Secara Bergantian
Tidak hanya alat suntik, alat-alat seperti cukur, alat tusuk untuk menindik dan tato juga perlu diperhatikan masalah kesterilisasinya. Lakukanlah tindakan disinfektan dengan menggunakan larutan disinfektan ataupun pemanasan. Dan untuk alat suntik, gunakanlah jarum suntik untuk sekali pakai saja, jangan gunakan satu jarum suntik ke pengguna lain. Gantilah jarum suntik jika sudah dipakai ke satu pengguna.
4. Pencegahan Penularan Ibu Yang Sedang Mengandung Anak
Kemumngkinan penularan dari ibu kepada anak bayinya itu sebesar 30-40%. Resiko ini akan bertambah semakin besar bila si ibu telah menunjukkan gejala AIDS. Oleh karena itu, ibu yang sudah terinfeksi HIV dianjurkan untuk mempertimbangkan kembali tentang kehamilannya. Selain itu pemberian makanan pada bayi oleh ibu ODHA yaitu mengutamakan pemberian ASI secara benar dan tepat.
Baca Juga : Cara Alami Menurunkan Berat Badan Tanpa Obat-Obatan
PENGOBATAN
Pengobatan yang diperlukan oleh orang yang terinfeksi HIV AIDS adalah untuk mencegah komplikasi virus yang lebih lanjut dan untuk memperbaiki fungsi tubuh penderita akibat sistem kekebalan tubuh yang sudah rusak, Namun sampai sekarang belum ditemukan obat yang tepat untuk menyembuhkan penderita AIDS secara total.
Sumber : Slideplayer.info (HIV/AIDS PANJI HIDAYAT, M.Pd.)










Sumber-sumber Hukum Islam Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Islam merupakan agama yang tegas dan bijaksana dalam menetapkan suatu...